Perangi musuh teologis dgn…
Bismilahirrahmanirrahim…
Dalam era informasi ini umat Islam sering dibingungkan dan di adu domba oleh pihak-pihak musuh hanya karena permainan isu dan istilah. Citra Islam menjadi jorok dan menyeramkan umat manusia ketika Islam di munculkan dengan identifikasi-identifikasi terorisme, fundementalisme dan sektarianisme. Dengan istilah-istilah itu orang-orang Barat tidak hanya berhasil menjadikan orang non Islam kurang simpati terhadap Islam, tetapi umat Islam sendiri sering bertengkar secara internal karna takut apa yang dikatakan pers Barat itu bener-bener ada.
Inilah yang kemudian di sebut dengan ghazwul fikr (perang pemikiran). Dalam situasi seperti ini umat Islam di tuntut tuk mempertahankan ajarannya. Jalan terbaik untuk membentengi ”musuh teologis” yang lebih efektif adalah dengan tulisan. Dengan ketajaman analisis, pikiran yang jernih dan niat yg suci, ayo writers, blogers…
yakinkan umat tuk tetap teguh memegang ajaran agamanya.
Mari menulis menulis menulis dan menulis sesuatu yg bermanfaat. Dgn kepiwaian meramu persoalan dlm bentuk kemasan tulisan yg enak, menarik, mudah dipahami, secara pelan tapi pasti akan mampu membangun tonggak-tonggak cara berpikir kritis umat. Sehingga umat Islam secara pelan-pelan nantinya tidak sekedar menjadi konsumen informasi aja tapi juga mampu menjadi produsen informasi.
Cayoo…
Wanita…
Ass…
Wanita lebih mahal daripada
harta karun dan lebih tinggi nilainya
dari harta yang melimpah.
Wanita yang sukses adalah wanita
yang di doakan, dipuji suamianya,
disenangi tetangganya, dan
dihormati oleh teman-temanya.
Wanita adalah matahari yang
tidak pernah tenggelam.
Wanita…
Kalau wanita yang cantik adalah perhiasan,
maka wanita yang mulia adalah
perhiasan yang sangat mahal.
Uhkti…
Tidak ada yang dapat meninggikan
harga wanita melebihi sikap iffah
(menjaga kehormatan diri).
Wanita itu dapat menjadikan rumah tangga
laksana surga, sebagaimana wanitapun bisa merubahnya
menjadi neraka yang tak seorangpun kuat
bertahan didalamnya.

